Rindu Lautan

Leave a Comment



27 Mei 2014.

Biru laut terhampar di depan saya. Enam tahun sudah, saya tak pernah mengunjungi laut, seakan sudah lupa bagaimana aroma pasir putih, atau karang yang selama hidupnya basah oleh air asin. Berlima dengan teman seperjuangan, kita menikmati laut, berlari-lari kecil, minum es kelapa muda, dan juga berburu ikan-ikan kecil, tanpa jaring, tanpa apa-apa. Jadi terlihat mustahil kan untuk dapat ikan? Kita seakan tak peduli, terus saja berlari, mengintip beberapa karang untuk menemukan bulu babi yang sedang bersembunyi.

Laut punya cerita buat anak cucu nya. Kalau setiap hari orang-orang silih berganti mengujungi. Cuma sekedar bercanda tawa bersama orang-orang yang terkasih. Atau jadi pelamun bersama buih-buih putih...






Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar