Puisi : A

Leave a Comment



 Orang bilang, A adalah sebuah pencapaian.
Dimana B, C, dan D, tidak mampu setinggi dia.
Sebuah huruf yang dikejar banyak orang dibuku rapornya.

Orang bilang, A adalah pelengkap.
Ketika sebagian besar kata kehilangan makna tanpanya.

Tapi, bagiku, A adalah kamu.
Kamu adalah harapan.
Harapan agar Tuhan menyandingkan huruf A dengan hurufku.
Harapan agar Amour tidak salah mendatangi planet yang didalamnya terdapat ‘aku’ dan ‘kamu’.

Bagiku, A adalah muara, dimana ‘aku’ sebagai aliran.
Dan ‘kamu’, pusat segala tawa, tangis, bahagia, gundah.
A adalah kamus besar bahasa Indonesia, karena dia seorang yang dapat menerjemahkan arti dan merengkuh isi semua yang kutulis.

Satu lagi,
A adalah kejujuran, saat lengannya mendekapku tanpa pretensi.



2 Januari 2013.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar